Pages

Senin, 04 Juni 2012

4 Makanan Ini Bantu Atasi Panik

Ghiboo.com - Kehidupan sehari-hari membuat kita rentan dengan kepanikan, dan berujung dengan kondisi stres. Bila kurang cerdas menanganinya, stres bisa bertambah parah dan menyebabkan berbagai masalah kesehatan.


Anda tak perlu khawatir untuk mengatasinya. Selain harus lebih sering melakukan kegiatan yang membuat Anda lebih rileks, Anda juga bisa mencoba mengatasi rasa panik dengan mengubah pola makan.


Sayuran ternyata bisa menjadi sahabat di kala rasa panik dan stres melanda. Medicmagic (31/5) memberitahukan empat sayuran untuk mengatasi panik.



Bayam


Jumlah mikronutrisi dalam sayuran hijau sangatlah tinggi, termasuk vitamin A, vitamin K dan folat, serta mangan dan zat besi. Salah satu vitamin yang tinggi jumlahnya di bayam adalah vitamin C, yang mampu mengurangi stres yang kerap mengganggu.


Ketika Anda mengalami stres, kelenjar adrenal, dimana hormon stres tersimpan akan mengalami kehilangan vitamin C dengan cepat. Nah, mengonsumsi bayam bisa menggantikan vitamin yang hilang tersebut. Jadi, saat Anda stres, cobalah untuk makan bayam yang terbukti menyediakan lebih banyak nutrisi. Jika Anda kurang menyukainya, Anda bisa menyulap bayam segar dengan sedikit kreatifitas.



Brokoli


Ketika Anda stres, tubuh akan mengalirkan hormon yang dapat memengaruhi mood Anda. Sayuran hijau bisa memproduksi serotonin, hormon yang dapat mengendalikan, menenangkan dan menyeimbangkan perasaan dan pikiran Anda.


Selain jeruk, vitamin C juga bisa ditemukan di brokoli. Tak hanya itu, vitamin A juga banyak terkandung dalam sayuran hijaunya yang bertanggung jawab untuk mengatur stres sehari-hari.


Ketika mood Anda kacau, brokoli siap memperbaikinya. Sayuran super ini akan membantu menggantikan nutrisi yang hilang. Anda boleh menyantapnya dengan tambahan saus atau menggorengnya dengan tepung.



Asparagus


Antioksidan dan vitamin menjadi faktor penting untuk mengusir stres dan panik. Dan asparagus termasuk sayuran yang tinggi antioksidan. Asparagus juga mengandung tritofan, asam amino yang penting yang digunakan tubuh untuk memproduksi serotonin.


Menurut Julia Ross, penulis The Mood Cure', kekurangan serotonin dapat menyebabkan timbulnya rasa panik. Tritofan dalam asparagus dapat membantu kita mendapatkan tidur berkualitas dan menjaga mood.



Seledri


Kemampuan seledri untuk menurunkan tekanan darah telah terbukti sejak lama. Nah, Anda juga mesti tahu kegunaan seledri lainnya, yaitu membuat Anda merasa tenang.

Seledri mengandung phthalides, senyawa yang dapat membuat otot-otot arteri menjadi lebih rileks. Senyawa ini mengatur aliran darah yang memungkinkan pembuluh darah membesar, sehingga mengurangi tekanan darah. Gejala seperti ini sering sekali terjadi saat seseorang mengalami stres.

Senin, 16 April 2012

8 TIPS HIDUP SEHAT

8 tips memulai hidup sehat yang murah::

1. Mencatat Makanan yang Anda Makan dalam Buku Harian
"Menuliskan semua yang anda makan sepanjang hari dapat membantu membatasi asupan kalori dan menghindari kenaikan berat badan," kata peneliti. Ketika Anda mendapati diri Anda semakin gemuk, coba cek lagi daftar makanan apa saja yang Anda makan dan bagaimana pola makan Anda hari-hari sebelumnya.

2. Liburan (dalam Pikiran)
Bersantai di pantai mungkin hal yang menyenangkan pikiran Anda, tapi jika tidak ada anggaran untuk hal itu, Anda dapat mencoba menyegarkan pikiran dengan cara yang lebih murah.

Penelitian telah menemukan bahwa, membayangkan sesuatu yang tenang dan santai dapat menimbulkan efek yang sama dengan menjalaninya. Pejamkan mata dan bayangkan Anda berada dalam tempat yang tenang. Bagaimana kulit Anda tersapu angin? Bagaimana suara gelombang?

Setiap kali Anda merasa stres Anda dapat melakukan liburan 'dalam pikiran' ini selama 30 detik.

3. Rajin Merapikan Rumah
Pikiran Anda akan jauh lebih ringan jika Anda melihat meja di kamar rapi dan isi lemari yang terorganisir. Kondisi rumah yang berantakan akan membuat pikiran Anda yang semula kacau setelah pulang kerja menjadi semakin buruk.

4. Bernapas dari Perut
Kebanyakan orang bernapas dari dada bagian atas. Anda dapat mencoba bernapas dengan mengambangkan perut Anda yang akan membantu memberikan 8 kali jumlah oksigen ke otak Anda. Sehingga rangsangan pada gelombang di otak lebih lama, terkait dengan relaksasi dan ketenangan pikiran.

5. Menelpon Teman
Sesekali Anda perlu ngobrol hal-hal yang menyenangkan dengan teman Anda yang tinggal di tempat yang jauh lewat telepon. Hormon oksitosin dilepaskan ketika wanita berinteraksi satu sama lain, yang dapat menenangkan tubuh dan melawan efek stres.

6. Pakailah Pedometer Sepanjang Hari
Pedometer adalah alat penghitung langkah yang murah dan dapat membantu Anda memonitor jumlah langkah yang Anda ambil dari pagi sampai malam. Tingkatkan langkah Anda setiap hari dengan melangkah sebanyak 10.000 langkah.

7. Membuat Kelompok Pendukung Hidup Sehat
Berolahraga dengan beberapa orang teman dapat membantu Anda tetap bersemangat menjalankan rutinitas tersebut. Ajaklah teman-teman di lingkungan sekitar rumah Anda untuk bersepeda santai atau membuat kelompok gerak jalan.

Senin, 05 Maret 2012

Hidup sehat tanpa rokok

Remaja yang Tidak Merokok Hidupnya 5 Kali Lebih Bahagia



Kebiasaan merokok tidak hanya mempengaruhi kesehatan secara fisik saja, tetapi juga secara kejiwaan. Khususnya pada remaja, hobi merokok membuat masa muda terasa 5 kali lebih tidak bahagia dan rentan terjerumus dalam tindak kekerasan.

Kecenderungan ini terungkap dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Institute for Social and Economic Research di Essex University. Dalam penelitian tersebut, sedikitnya 5.000 orang responden berusia 10-15 tahun ditanyai berbagai hal terkait gaya hidup sehari-hari.

Hasil pengamatan menunjukkan, remaja yang punya gaya hidup tidak sehat termasuk merokok dan banyak minum alkohol mendapatkan skor kebahagiaan 4-5 kali lebih rendah daripada yang memiliki gaya hidup sehat. Rokok paling membuat tidak bahagia, yakni dengan skor 5 kali lebih rendah.

Sementara skor kebahagiaan paling tinggi diperoleh para remaja yang rajin makan sayur dan buah-buahan. Gaya hidup yang juga meningkatkan kebahagiaan menurut penelitian tersebut antara lain rajin olahraga, serta mengurangi konsumsi keripik, soda dan makanan bergula.

Dr Cara Brooker yang memimpin penelitian tersebut mengatakan, kecenderungan ini teramati konsisten bahkan ketika disesuaikan dengan faktor lain seperti status ekonomi sosal dan tingkat pendidikan orangtua. Artinya hasil penelitian ini diyakini dapat mewakili populasi remaja pada umumnya.

"Pesannya adalah remaja harus memiliki gaya hidup sesehat mungkin. Ikut-ikutan menjalani perilaku orang dewasa yang tidak bahagia sama sekali tidak akan membantunya tampak dewasa," kata Dr Brooker, seperti dikutip dari Dailymail, Minggu (4/3/2012).

Penelitian ini juga mengungkap, gaya hidup remaja paling rentan berubah menjadi tidak sehat pada usia 13-15 tahun. Pada usia ini, konsumsi sayur dan buah-buahan maupun kebiasaan olahraga turun rata-rata 11 persen sedangkan konsumsi rokok dan alkohol naik dari 8 persen menjadi 41 persen.

(sumber: http://health.detik.com/read/2012/03/04/095149/1857302/1301/remaja-yang-tidak-merokok-hidupnya-5-kali-lebih-bahagia)