Senin, 07 Oktober 2013
Lululergic
Judul buku : Lululergic
Pengarang : Mia Arsjad
Tebal : 248 halaman
Berat : 177 gram
Ukuran kertas : 135 x 200 mm
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Warna sampul : Hijau
Tanggal terbit : 05 Desember 2006
Kategori : Teenlit
Jenis cover : Soft cover
Harga buku : Rp. 37.700,00
Teks bahasa : Indonesia
Novel ini bercerita tentang seorang gadis remaja bernama Rere yang ingin hidupnya normal seperti remaja lain. Rere adalah seorang remaja yang usianya belum genap 16 tahun, yang harus merelakan kepergian ibunya dimasa remajanya. Rere masih belum percaya atas kepergian ibu tersayang karena ibunya sebagai panutan hidupnya.
Kanker itu ternyata betul-betul menyerap tenaga ibu sampai habis. Sampai akhirnya ibunya menyerah dan pergi selama-lamanya. Rere menyeka air mata yang mengalir di pipinya. Kenapa ibu pergi secepat ini? Rere masih ingin curhat.
Belum lagi, Rere harus melaksanakan kata-kata terakhir ibunya, untuk menjaga adik perempuannya yang berumur 5 tahun dan baru masuk TK yang selalu membuat Rere marah. Adiknya itu bernama Lulu. Lulu yang selalu membuat hari-hari Rere diisi dengan kekesalan. Sehingga Rere selalu menganggap Lulu sebagai monster kecil yang selalu menghancurkan masa remajanya. Belum lagi, Lulu yang bikin kacau pemakaman ibu nyaris menguras seluruh waktu dan energi. Sejak saat itu Rere kesal sama Lulu.
Sudah begitu, Lulu maunya segala sesuatu sama Rere. Makan harus disuapin Rere. Mandi harus dimandiin Rere. Terus kalau pulang sekolah Rere harus menjemputnya. Di sekolah kalau keinginannya tidak dituruti, siap-siap saja mendengar tangisan geledeknya. Sampai kedengaran ke rumah tetangga-tetangga kompleks, walaupun ada mbak Marni (Baby Sitternya Lulu). huuhhfftttt...
Rere lebih kesal lagi karena tetangganya yang selalu memanggil Lulu sebagai monyet peliharaan karena sangat bandelnya Lulu yaitu Sakti. Sakti tetangga Lulu yang sok akrab banget, gokil sih, tapi norak banget. Belum lagi motor oranye-nya yang norak banget. Rere hanya ingin masa remaja yang normal. Pacaran sama cowok idaman se-SMA. Punya adik manis yang baik, bukan bawel dan keras kepala kayak Lulu. Abang yang bisa diandalkan, bukan cuma mikirin cewek, cewek dan cewek!
Lulu yang menghancurkan PDKT Rere dan cowok pujaannya Nico. Dan yang paling kurang ajar anak itu berakrab-akrab ria dengan Sakti, tetangga mereka yang usil dan norak setengah mati. Rasa kesal Rere memuncak karena Lulu ingin ikut bersama Rere dan Nico yang mau ngumpul sama sahabat Rere Icha dan Dilla. Yang lebih parah lagi Lulu membawa Sakti ikut bersamanya. Sesampai disana, Icha dan Dilla menatap heran ke arah Rere. Kenapa Rere bisa membawa Sakti dan Lulu? Semua terasa hening, Lulu malah ketawa cengengesan sama Sakti, kayak sudah merasa tidak ada salah saja. Dasar monster kecil yang nyebelin . ARRRGGHHH...
Nah, waktu Rere sudah jadian sama Nico. Lulu masih saja membenci Nico. Padahal Nico sudah baik banget sama Lulu. Nico pernah mengajak Lulu pergi ke kebun binatang pada hari Minggu. Bahkan saat Nico main ke rumah Rere, Lulu dengan sengaja menendang kaki Nico hingga ia kesakitan. Sewaktu di sekolah Dilla tanpa sengaja mendengar pembicaraan Nico dan gang-nya. Kalau sebenarnya Nico pacaran sama Rere bukan karena cinta, tetapi karena taruhan untuk membeli tas buat Noni, pacar Nico. Rere cuma tahu kalau Nico sudah putus sama Noni, tetapi sebenarnya belum. Nico cuma mau memanfaatkan Rere.
Tiba-tiba saja teman Nico menambah taruhannya agar Nico memberikan kenangan yang tak terlupakan pada saat ulang tahun Ayu. Nico pun menyepakati itu, sehingga Noni agak cemburu dan ngambek. Taruhannya adalah Nico mencium Rere pada saat ulang tahun Ayu. Mendengar perkataan mereka Dilla pun shock dan langsung buru-buru memberi tahu ke Icha. Icha sangat marah mendengar semua cerita Dilla. Ia ingin sekali menghajar cowok brengsek itu. Tapi mereka bingung bagaimana cara memberi tahu itu semua kepada Rere. Icha dan Dilla belum siap kasih tahu sekarang. Karena mereka takut Rere akan marah dan membenci mereka.
Nico mengajak Rere untuk datang ke acara ulang tahun Ayu. Lalu Rere menyanggupi ajakan dari Nico. Setelah itu Rere pergi ke kantin dan menemui kedua sahabatnya. Icha dan Dilla menatap kasihan pada Rere, lalu Dilla memberi tahu semua rencana jahat Nico terhadap Rere, tanpa memikirkan reaksi apa yang terjadi pada Rere. Lalu Rere pergi dan tidak meninggalkan sepatah kata pun pada mereka.
Malam pun tiba, Nico menjemput Rere dirumah nya untuk pergi ke pesta ulang tahun Ayu. Sesampai di pesta ulang tahun Ayu, Nico pun mengajak Rere ke suatu tempat yang tertulis kamar Ayu. Disaat Nico hampir mencium Rere, Rere segera menampar Nico. Nico melongo bingung. Makin bingung waktu Rere membuka setiap pintu yang ada dikamar itu. Blaaanggg! Pintu lemari terbuka lebar. Ada Vira, Noni, dan 3 cowok dengan satu orang memegang handycam dalam keadaan ON. Rere terperengah sakit hati. Otaknya berpikir keras untuk membalas perbuatan Noni.
Kejadian itu terlihat oleh Dilla, Icha, Bimma, dan Sakti. Nico tergagap. Saat itu Sakti terlihat ganteng banget, Bimma juga kelihatan keren. Biar pun sakit hati sekarang Rere puas. Semuanya terbukti, Akhirnya tahu belangnya Nico. Ternyata cowok dengan wajah malaikat kayak Nico kelakuannya malah sebaliknya.
Akhirnya, Rere tak kurang dari seminggu menjalin hubungan dengan Nico. Rere pun meminta maaf kepada Dilla dan Icha, karena Rere tidak percaya sama mereka. Rere pun tahu kenapa adiknya Lulu selalu bertingkah aneh yang menyebabkan pusing tujuh keliling. Sebab, Lulu yang sudah di tinggal ibu saat kecil dan menganggap Rere sebagai ibunya. Rere pun sekarang bahagia menjalin hubungan dengan tetangganya yaitu Sakti.
Unsur Intrinsik
Novel ini sangat menarik untuk dibaca. Terutama para remaja, karena menceritakan kehidupan yang dijalani oleh seorang gadis remaja yang mungkin juga pernah dialami oleh remaja selain Rere. Kehidupan yang dialami Rere sangat menarik untuk diikuti. Kehidupannya yang malang dan adiknya yang nakal itu membuat para pembaca tertarik untuk terus membaca novel ini. Mencari-cari kenakalan apa saja yang dilakukan Lulu kepada Rere. Kisah cintanya juga membuat pembaca penasaran. Disini konfliknya bukan hanya tentang cinta tetapi juga kasih sayang keluarga
Buku ini tidak menggunakan bahasa yang sulit dimengerti. Bahkan menggunakan bahasa sehari-hari yang sering digunakan. Sehingga para pembaca tidak perlu pusing mengulang-ulang setiap kata yang kurang dimengerti. Didalamnya terdapat kelucuan-kelucuan tersendiri yang dilakukan oleh Lulu yang bisa membuat pembaca tertawa sendiri membacanya.
Namun, kemasan novel ini kurang menarik. Judulnya pun susah ditebak maksudnya. Meskipun itu menjadi penarik tersendiri agar orang-orang tetarik untuk membacanya.
Novel Lululergic menceritakan tentang kisah seorang remaja yang harus bertanggung jawab terhadap adiknya karena Ibunya sudah tiada. Akan tetapi kelakuan adiknya tersebut tidak seperti anak-anak seusia dia biasanya. Dia sangat nakal sehingga remaja tersebut menjadi galak terhadap adiknya sendiri. Seiring berjalannya waktu, semua keadaan menjadi berubah, remaja tersebut menyadari bahwa keluarga sangatlah penting. Selain itu, novel ini mengajarkan kita tentang arti keluarga. Karena bagaimanapun juga, keluarga itu bagian dari harta tak terhitung yang Tuhan kasih untuk kita.
Untuk berbagai kalangan, novel ini baik untuk dibaca karena novel Lululergic menyadarkan betapa pentingnya sebuah keluarga. Kita dapat mengetahui kelakuan para remaja yang tidak patut dicontoh, serta, tidak menilai seseorang dari sisi fisiknya saja. Akan tetapi kita harus melihat dari hatinya. Jika sekarang kamu tengah berada ditengah-tengah keluarga kamu, jangan sia-siakan mereka.
Diposting oleh
kata hati kita
di
12:53:00 AM
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Label:
resensi


0 komentar:
Posting Komentar